SPOOF TEXT
Di suatu hari,ada seorang anak yang
sangat baik dia bernama Novika.Pada saat itu dia berkunjung ke rumah kakek dan
neneknya yang berada di desa sebelah.Tempat dimana ia tinggal sehari-hari
dengan ayah dan ibunya.Dia memang anak yang baik,tidak sombong,bahkan dia
sangat rendah hati.Saat dia pergi ke rumah kakek dan neneknya dia berjalan kaki
dengan membawa satu botol minum dan sebuah dompet yang di beri oleh ayahnya
ketika berlibur ke Singapura.Dia memang baru berusia 16 tahun,wajar saja jika
dia masih seperti kekanak-kanakan.Namun terkadang dia berfikir seperti orang
dewasa.Di saat dia berjalan dia melihat seorang nenek yang sangat tua renta
sedang menyebrang jalan,diapun prihatin dan membantu menyebrangkan nenek
tersebut.Setelah itu dia berjalan lagi menuju rumah kakek dan neneknya, namun
setelah 5-7 menit kemudian dia melihat temannya saat dia mengenyam Sekolah
Dasar,dia bernama Fifi.Fifi adalah teman sebangkunya dan sangat dekat
dengannya.Pada saat itu Novi hanya memberikan ucapan selamat siang dan menanyakan
bagaimana kabarnya si Fifi.Dan Fifipun menjawab "ya,siang.Kabarku
baik-baik saja.Kamu gimana?".Kemudian Novi menjawab"kabarku juga
baik"sambil tersenyum manis dan memasang muka yang menawan.Tak lama
setelah mereka berbicara berdua di pinggir jalan,Novipun minta ijin untuk
melanjutkan perjalanan.
Setelah 30 menitan dia sampai di
rumah kakek dan neneknya."Asalamualaikum,kek,nek?"ucap salam Novi
ketika sampai di rumah kakek dan neneknya."Waalaikum salam," jawab
nenek dengan kaget."eh kamu nof?sini masuk"ajak nenek."Iya
nek"jawab Novi. Kemudian Novi masuk dan duduk.Ketika Novi di rumah kakek
dan neneknya Dia bercanda sampai sore hari.Kemudian Novi pulang dan di beri
uang oleh kakeknya sebanyak Rp.100.000,00.Novipun merasa
bahagia."Kek,nek,saya pamit pulang dulu ya?"minta izin ke kakek dan
neneknya sambil cium tangan."Iya hati-hati di jalan ya?"sahut kakek
dengan tersenyum.Setelah beberapa saat Novi merasa bersyukur dan selalu
tersenyum karena memikirkan untuk apa uang yang di beri sama kakeknya tadi saat
dia akan pulang.
Ketika Novi melewati kebun yang sepi
dia beristirahat di bawah pohon rambutan yang mulai menguning.Sambil minum air
yang di bawa dari rumah dia juga melihat buah rambutan yang ada di atasnya.Tapi
karena dia sangat kuat imannya dia tak mungkin mengambil buah rambutan yang ada
di atasnya.Kemudian Novi melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah.Tak jauh
dari pohon rambutan (tempat untuk istirahat)ada seorang preman yang sangat
galak dan tubuhnya penuh dengan tato dan berotot.Tiba-tiba dengan lincah preman
itu merebut dompet yang ada di tangan Novi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar